Saturday, November 12, 2011

PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM DI MADRASAH “Menapak Masa Depan Menuju Pendidikan Alternatif”


Oleh : Ahmad Mustaghfirin
Pendahuluan
Terlepas setuju atau tidak, tujuan pendidikan adalah untuk meningkatkan kualitas manusia. Yakni, manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian baik, disiplin, bekerja keras, bertanggung jawab, mandiri, cerdas, dan terampil serta sehat jasmani maupun rohani. Pendidikan, apapun visi dan misinya, harus mampu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya, tak terkecuali lembaga pendidikan dengan ciri khas Islam yang bernama madrasah.[1]

Tuesday, November 1, 2011

PERGOLAKAN PENDIDIKAN NASIONAL "Sketsa Politik Pendidikan Nasional Dalam Perspektif Sejarah"

Oleh : Ahmad Mustaghfirin

A.    Pendahuluan
Fajar kemerdekaan tiba setelah Jepang – Herosima dan Nagasaki – ditaklukkan (dibom) oleh Amerika dan sekutunya Pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945, Jepang menyerah kepada sekutu. Bangsa Indonesia mulai mendapatkan angin segar setelah terjadi revolusi nasional yang meletus pada tanggal 17 Agustus 1945 dalam bentuk “Proklamasi Kemerdekaan”.[1] Kemerdekaan ini mematahkan belenggu penjajahan dan penindasan selama beratahun-tahun lamanya. Hal ini menimbulkan hidup baru di hampir semua sektor. Bukan hanya sektor ekonomi, politik, dan sosial budaya, namun termasuk didalamnya sektor pendidikan,[2] sehinga sangatlah perlu untuk mengubah sistem pendidikan sesuai dengan cita-cita bangsa. Sejak lahirnya kemerdekaan, pendidikan di Indonesia masih mengalami transisi dan benturan yang sangat dahsyat yaitu perang fisik dan non fisik yang ditimbulkan oleh penjajah.  Pendidikan terintervensi oleh kekuatan politik terutama model pendidikan Belanda dan Jepang.